Antena ring O

Sebenarnya antenna Ring O ini merupakan antena built up dari China. Dibandingkan dengan antenna kelas menengah kebawah yang ada di pasaran sekarang, antenna yang sempat populer di tahun 1980an ini menggunakan bahan aluminium yang bagus, bahkan boleh dibilang sangat bagus.
Tetapi saya melihat dari atas matching point, antenna ini masih layak digunakan. Jadi saya harus mengantikan matching system yang baru. Pilihan ada dua, dengan gamma rod atau j-match. Jika menggunakan gamma rod, saya kesulitan untuk mencari bracket untuk radialnya. Yang paling gampang adalah dengan menggunakan j-match.

Kebetulan saya punya pipa aluminium juga berkualitas bagus bekas antena omny directional buatan lokal (biasanya disebut Telex Lokal) yang juga rusak. Spoolnya patah dan terbuang entah kemana.

Saya pun menemukannya cara pembuatannya disini. Saya pun mulai melakukan penghitungan. Maka saya mendapatkan hasil seperti bagan berikut :
image

Point A dan B adalah feed point dimana A merupakan inner dan B merupakan outher dari kabel transmisi dalam hal ini saya menggunakan Belden RG-58. Sedangkan point C adalah penyangga yang saya buat dari pipa PVC yang paling kecil. Tujuannya agar jarak antara bagian bawah dan bagian atas j-match tetap sama, meski digoyang angin dan dihempas layang-layang.

Setelah digabungkan dengan bagian antenna dari ex Ring O Galaxy maka terlihat seperti bagan berikut :
image

Point A bagian yang saya transfer utuh dari ex Ring O Galaxy. Point B adalah j-match yang baru. Point C adalah pipa ekstra untuk diikatkan pada tiang penyangga (boom) dan tempat ugly balun. Point D spasi antara antenna dan ground yang juga bersifat sebagai reflector. Spasinya berjarak 5 Cm pada bagian dalam (bukan dari pinggir ke pinggir pipa atau dari tengah ke tengah pipa). Point E feed point.

Setelah antenna baru dirakit, saya kesulitan untuk mendapatkan hasil perbandingan SWR yang memuaskan. Hasil terendah yang saya dapatkan adalah 1:2.5 dengan SWR Meter merk Maldol HS-260. Pada beberapa freksuensi bahkan mencapai 1:3 bahkan 1:3.5. Ini tentu sangat tidak memuaskan.

Saya pernah membaca untuk mencapai perbandingan SWR yang rendah pada antena Slim Jim yang terbuat dari kabel pita, bisa dilakukan dengan melilitkan kabel transmisi sebanyak 10 kali pada bagian bawah antenna.
Akhirnya saya mencoba-coba, dan berikut hasilnya Ugly Balun.
Saya menggunakan pipa PVC 1 inch sebagai koker ugly balunnya. Kabel yang digunakan yaitu Belden RG-58 dengan 9 lilitan. Jarak dari feed point ke pangkal atas ugly balun 10 Cm.
image

Dengan menambahkan ugly balun, pencapaian perbandingan SWR menjadi cukup memuaskan. Untuk range 140 – 144 Mhz dan 148 – 152 Mhz mencapai 1:1.6 – 1:1.3,  144 – 148 Mhz mencapai 1:1.3 – 1:1. Range 152 – 160 Mhz mencapai 1:1.6 – tak terhingga. Selain itu antenna juga berjodoh untuk band UHF mulai dari 450 – 480 Mhz masih layak pancar dengan pencapaian perbandingan SWR terendah 1:1.2 dan tertinggi 1:1.5 pada range ini.

Catatan : Antenna Ring O Galaxy merupakan antenna 2 x 5/8 lambda atau sering disebut collinear 5/8 lambda.

SELAMAT MENCOBA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s